Selasa, 27 Mei 2014

Close to You Part 2

Mereka berdua bergegas keluar kelas dan menuju ke café cheng Lili sahabat mereka yang tidak melanjutkan sekolahnya karena harusnya bekerja demi memenuhi kebutuhan hidupnya dan juga hidup ibu beserta adik-adiknya.
Saat mereka berjalan melewati ruang para model yang berlenggak lenggok diatas stage, vhi mei tiba-tiba saja menghentikan langkahnya dan melihat ke dalam. “vhi mei, nanti kamu mau makan apa di café?”Tanya Jia xu yang terus berjalan dan tak menyadari bahwa vhi mei berhenti di depan ruang para model. “loh vhi mei mana” menengok ke kanan dan kirinya, “hhmm, ternyata kau di sana, oe apa yang kau lakukan disini?”Tanya Jia xu sambil menatap wajah vhi mei yang begitu bercahaya menatap para model itu. “jangan-jangan kau menyukai salah satu dari model pria itu, hhaakk ??? tidak mungkin kau jatuh cinta pada pandangan pertama.”kata Jia xu dengan wajah kaget. “hhuusstt, aku tidak melihat modelnya tapi lihatlah pakaian-pakaian yang mereka gunakan, sangat berkelas dan elegant kapan desain kita di pakai oleh mereka”kata vhi mei berhayal pakaiannya akan dipakai oleh para model itu.
Jia xu menghembuskan nafas lega “oohh, liat saja desain kita suatu saat akan dipakai oleh mereka, Tjia you” kata Jia xu, “Tjia you” balas vhi mei. “let’s go”tarik jia xu yang terburu-buru.
Sementara di dalam ruangan itu seorang model wanita yang cantik, casual, dan tinggi melihat vhi mei dan Jia xu telah berdiri di depan pintu. “eh eh, apa kau tadi liat kedua gadis yang berdiri di depan pintu?”tanyanya pada salah satu rekan modelnya. “hak! Mana! Oh mereka! Kalau tidak salah mereka dari kelas desainer kalau namanya saya kurang tau”katanya dan pergi. “oohh”balasnya dengan nada suara pelan.
“oke semuanya berkumpul,” kata instructor para model itu, “mari ku perkenalkan (tiba-tiba seorang pria tinggi, tampan, keren, dengan penampilan yang sangat modern memegang sebuah camera) ini adalah photographer yang akan mengambil gambar kalian, namanya …..” kata instructor sambil melihat pria itu. “oohh namaku Baek Jeong panggil saja BJ, ni hao”katanya dengan wajah tanpa senyuman. Pria keren dan tampan selalu saja bersikap dingin mereka tidak pernah lelah dengan karakter seperti itu padahal akan sangat sulit mendapatkan teman jika memiliki karakter seperti itu.
“wwaahhhh”seruan para gadis melihat BJ, “Na liang, kau yang pertama di shoot” kata instructor pada gadis yang tadi bertanya tentang vhi mei dan jia xu. Na liang melirik BJ dengan tatapan merayu dan berusaha mengambil perhatian BJ, pose demi pose, “click click click”suara tombol camera yang di tekan oleh BJ saat proses pengambilan gambar berlangsung. “uuuhhhhh ….. na liang benar-benar seorang model, posenya sungguh mengagumkan”kata salah satu model. “pasti dia ingin menarik perhatian dari BJ, ahk jadi iri”balas salah satu model yang berdiri tepat di belakang BJ, tanpa sengaja BJ mendengar ucapan mereka dan hanya membengkokkan bibirnya.

Na liang yang melihat senyuman kecil itu mengira kalau BJ telah menyukainya dan memasang senyum menawan di wajahnya. “jangan tersenyum seperti itu, sangat tidak sesuai dengan raut wajahmu” kata BJ. “oouuhhhh ………” seruan para model. Na liang yang mendengar ucapan BJ mengira bahwa ucapannya hanya untuk menyuruhnya tidak tersenyum seperti itu di hadapan semua orang karena pikirnya senyumannya itu hanya untuk BJ, na liang menahan senyumannya dengan tersipu malu dan tetap berkonsentrasi pada camera. “next…..” teriak BJ memanggil model selanjutnya.
Bersambung .......

Tidak ada komentar:

Posting Komentar