Aku suka, memang suka tapi itu dulu dia buat ku sukainya, dia buat ku bingung, dia buatku galau, dan dia buatku penasaran akan semua tingkah laku dan perkataannya. Ucapannya Seperti duri yang menusuk perasaanku, Tatapnnya seperti pelangi yang begitu indah jika dilihat, sikapnya yang begitu lembut membawaku ke alam bawa sadarku, tak ku sadari diriku telah terbawa oleh perkataannya, ku telah hanyut dalam tatapannya, dan tak pernah ku pahami mengapaku bisa menyukai orang seperti itu, orang yang membuat hari-hari ku jadi aneh namun berkesan.
Tapi itu dulu sebelum aku tau dan bisa membaca dirinya, dia yang sesungguhnya, dibalik tatapannya, ucapannya dan sikapnya, Kini semua rasa ku itu telah hilang bagai buih karena ku telah bosan, jenuh dengan hal-hal yang menyangkut tentang dirinya. Ku sikapi semua itu dengan santai, kubawa perasaan suka ku dulu ke alam bawah sadar ku, ku tak punya rasa apapun lagi padanya, Ini lah aku yang sebenarnya yang bosan pada setiap hal-hal yang telah aku pahami, yang jenuh dengan hal-hal yang membuatku galau.
Tak lagi hati ku tak lagi suka padamu, dulu aku memang suka tapi itu dulu tidak sekarang.
Tapi itu dulu sebelum aku tau dan bisa membaca dirinya, dia yang sesungguhnya, dibalik tatapannya, ucapannya dan sikapnya, Kini semua rasa ku itu telah hilang bagai buih karena ku telah bosan, jenuh dengan hal-hal yang menyangkut tentang dirinya. Ku sikapi semua itu dengan santai, kubawa perasaan suka ku dulu ke alam bawah sadar ku, ku tak punya rasa apapun lagi padanya, Ini lah aku yang sebenarnya yang bosan pada setiap hal-hal yang telah aku pahami, yang jenuh dengan hal-hal yang membuatku galau.
Tak lagi hati ku tak lagi suka padamu, dulu aku memang suka tapi itu dulu tidak sekarang.
Sekarang hatiku kembali normal, yaitu MATI RASA, karena sebelum aku menyukaimu aku memang sudah mati rasa, banyak pria yang ku suka sebelummu namun ku juga jenuh dengan mereka, baik dari kebaikan maupun kejelekan mereka yang membuat ku ilfeel.
Jangan salah artikan perhatianku padamu karena ini semua hanyalah perhatian dari seorang teman, jangan salah artikan tatapanku yang melihatmu karena ini hanya sebuah tatapan datar, jangan salah artikan sikap ku yang tiba-tiba berubah dan memasang raut wajah yang tidak mengenakkan, jangan berfikir kalau aku akan cemburu jika kau memiliki kekasih karena aku dan perasaanku hanya menganggapmu masa lalu dan kusimpan semuanya dalam catatanku.
Aku senang dengan diriku yang sekarang yang bisa kembali menjadi THE REAL STONE, karena pada dasarnya aku memang jarang menyukai seseorang dengan serius, aku tak pernah serius untuk menjalani sebuah hubungan yang sudah ku tau akhirnya kan seperti apa.
Yang membuat ku serius sekarang hanyalah kuliah dan pekerjaanku, aku akan betul-betul dan sungguh-sungguh serius menyukai dan menjalani sebuah hubungan jika aku sudah tau siapa yang seharusnya aku sukai dan siapa yang hanya menjadi angin dalam hidupku, yang hanya datang dan pergi.
Yang membuat ku serius sekarang hanyalah kuliah dan pekerjaanku, aku akan betul-betul dan sungguh-sungguh serius menyukai dan menjalani sebuah hubungan jika aku sudah tau siapa yang seharusnya aku sukai dan siapa yang hanya menjadi angin dalam hidupku, yang hanya datang dan pergi.
Maafkan aku yang tidak bisa menjadi kekasih mu untuk sekarang namun percayalah jika kita memang berjodoh maka TUHAN akan mempersatukan kita di lain waktu, namun jika aku bukanlah jodohmu pasti akan ada yang jauh lebih baik dari aku.
NAmun, sangant sulit mencari seseorang yang seperti aku...
hehehehe...........
hehehehe...........
Tidak ada komentar:
Posting Komentar