Rabu, 07 Maret 2012

Bertahan Dengan 2 Sisi

tak pernah sekalipun terlintas di benakku bahwa aku akan dianggap seperti pria oleh teman-temanku sendiri, wajahku yang tak menandakan bahwa aku memliki sisi pria membuatku yakin bahwa tidak selayaknya aku menjadi gadis yang tomboy. mungkin karena tenaga yang aku miliki membuat teman-temanku berfikir bahwa aku bukanlah seorang wanita yang harusnya lemah lembut, kuat, keras, kasar, dan mungkin bisa diajak berkelahi itulah pikiranku saat ini. salahkah aku jika menjadi gadis yang kuat seperti ini di saat didikan militer yang di berikan pada ku sejak aku masih kecil sampe sekarang, sit up, push up, meninju batang pisang kadang-kadang aku juga meninju tembok dan pintu yang ada di sekitar ku,menendang apapun yang ada di epanku. semua itu aku lakukan jika emosi sudah tak terbendam lagi. semua itu tidak bisa hilang dari diriku karena secara tidak sadar aku akan melakukan hal-hal seperti itu. dilain pihak aku bangga dengan kelebihanku sendiri namun disisi lain aku merasa sedih karena teman-temanku menganggapku aneh dan lain dari pada yang lain. sangat sulit membuat diriku bisa menjadi gadis normal seperti biasanya, berjalan lenggak lenggok, make up, dll. semua itu sangat sulit untuk aku lakukan.
hal yang lebih mengecewakan lagi adalah jika laki-laki yang aku taksir tidak memandang ku sebagai wanita biasanya, wanita yang membutuhkan perhatian dan ketulusan. mengacuhkanku seakan aku bisa menjalani setiap hariku tanpa ada bantuan dari siapapun, sulit untuk menujukkan rasa perhatianku padanya, sulit untuk mengatakan bahwa aku menyimpan rasa untuknya, semua itu sungguh sangat sulit, hal yang tak pernah aku lakukan itu membuatku terganggu. perasaan ini betul-betul mengacaukan hari-hariku.
kebimbangan ini tak bisa aku hilangkan hanya dengan tetap berada di sampingnya aku hanya berharap kau tau perasaanku padamu dan bahkan jika aku tidak bisa menjadi gaids yang lemah lembut maka terimalah aku apa adanya tanpa memandang ku dengan sebelah  mata. karena sungguh hati ini tulus menyukaimu dengan segala kekuranganmu.


Tidak ada komentar:

Posting Komentar